Rakyat Indonesia Itu Kreatif

Postingan ini Cuma pendek dan singat ga ada hubungannya dengan dunia blogger, Cuma ngeluarin isi hati aja :) berawal dari berita-berita yang hampir setiap pagi saya dengar lewat TV, tentang masalah yang sedang dihadapi oleh bangsa kita ini. Tentang rakyat yang susah, tentang koruptor yang makin banyak walaupun banyak juga yang sudah terungkap belangnya, saya menyimpulkan begini:
  • “Rakyat Indonesia Itu Kreatif” ketika harga Gas Elpiji semakin melejit, para distributor mengakalinya dengan mengurangi isi gas dalam tabung dan memasukannya kembali ke tabung lainnya. Berarti ibaratnya yang seharusnya mereka mendapat keuntungan dari 5 tabung, dengan cara ini mereka bisa mendapat keuntung 6 tabung atau lebih.
  • “Rakyat Indonesia Itu Kreatif” waktu harga BBM naek, ada salah satu SPBU yang mengoplos bensin yang dijualnya dengan air. Mogok-mogok tuh yang pake bensinnya.
  • “Rakyat Indonesia Itu Kreatif” daging ayam dan daging sapi yang kecil dan beratnya pun ringan dengan keahlian khusus disulap menjadi daging yang lebih berbobot dengan menyuntikan atau meng-gelonggong-nya dengan air.
  • “Rakyat Indonesia Itu Kreatif” daging ayam yang udah jadi sampah aja bisa didaur ulang menjadi makanan lagi dan dijual dipasar, coba aja liat mana ada diluar sana ide kreatif kaya gini.
  • “Rakyat Indonesia Itu Kreatif” anda punya jaket kulit? Pernah terfikir untuk makan makanan dari bahan itu? Haha,., semakin kreatif, limbah jaket kulit pun disulap menjadi makanan kikil.
  • “Rakyat Indonesia Itu Kreatif” saat harga makanan melambung tinggi beberapa kaum memilih makan yang sudah kadaluarsa untuk dikonsumsi sehari-sehari, mungkin yang ada difikirannya “dari pada ga makan sama sekali”
Namun kita juga harus berterima kasih kepada pemerintah, karena semua “ke-kreatif-an” rakyat indonesia itu tidak lepas dari “ke-kreatif-an” pemerintah yang terus menerus menaikan bahan kebutuhan pokok yang menjadikan rakyatnya “kreatif”. Sayangnya semua “ke-kreatif-an” itu hanya ada dalam TANDA KUTIP. Sekian,.,.,.

4 comments:

Reza said...

haha... mantap

Tony said...

sayang kreatifnya untuk untung sendiri :D

persikers said...

benar2 kreatip hehehehe
bahaya juga kalo makin banyak yang "kreatif" :(

Syamsuddin Ideris said...

Wah itu sih "kreatif" dalam artian negatif, sungguh naif, ditengah keadaan bangsa yang lagi sensitif, ada saja yang saja yang berbuat tidak sportif, merugikan sesama secara tidak arif, ...apa lagi ya..sampai-sampai saya kehabisan huruf f.

Salam kenal kembali, dari Pak Guru daerah Terpencil di Kalimantan.

Oh, ya kalau lihat isi blog ini sih bukan newbie, tapi udah master. Jadi slogannya gimana kalau "dari Master untuk Newbie". He..he..he..

Post a Comment

Kasih Comment na Dunk

 
My Blog is proudly powered by Blogger.com Design by Khotib